Perbedaan Kandungan Gizi Pada Susu Bubuk VS Susu Cair

Perbedaan Kandungan Gizi Pada Susu Bubuk VS Susu Cair

Kebutuhan nutrisi harian si kecil memang semakin banyak apalagi ketika dia sudah berusia 1 tahun. Di usia ini, biasanya ASI saja sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Itulah mengapa, ada banyak orang tua yang memberikan susu tambahan, seperti susu bubuk atau susu cair.

Pilih Susu Bubuk atau Susu Cair?

Tahukah Anda bahwa susu bubuk itu pada dasarnya dibuat dengan cara memanaskan susu cair lalu ditunggu sampai kering, dengan menggunakan alat seperti spray drying. Atau bisa juga seperti susu skim, di mana susu bubuk sudah tersedia dalam bentuk full cream atau whole milk. Namun berbeda dengan susu cair, jenis ini terbagi menjadi dua jenis.

Susu cair segar dan susu cair olahan. Untuk susu cair segar itu biasanya diambil langsung dari perahan hewan ternak penghasil susu. Produk susu jenis inipun diketahui bebas dari kolostrum dan tidak perlu diolah lagi dengan tambahan perasa buatan. Akan tetapi berbeda dengan dengan susu cair segar, dimana biasanya akan mengalami proses pengolahan untuk bisa tetap mempertahankan zat gizi, menambah cita rasa serta mempertahankan daya simpan susu.

Susu cair olahan ini pun bisa seperti susu UHT, susu skim, dan sebagainya. Ini adalah beberapa perbedaan kandungan gizi dalam susu bubuk atau susu cair:

1.    Vitamin

Untuk kandungan vitamin yang ada dalam susu cair itu terdapat vitamin B-kompleks yang nyatanya lebih banyak daripada susu bubuk, khususnya vitamin B-5 dan B-12. Kedua nutrisi ini begitu berperan penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Untuk vitamin B-5, diketahui mampu membantu memelihara membran sel dalam tubuh. Sementara, untuk vitamin B-12, bermanfaat untuk membantu perpindahan oksigen dalam tubuh.

2.    Fosfor

Dalam susu cair tersedia sekitar 248 miligram fosfor atau 35 persen dari kebutuhan harian. Semenatra, susu bubuk ini mempunyai kandungan fosfor yang jauh lebih sedikit rendah, yaitu hanya 226 miligram. Susu bubuk dan susu cair sebenarnya mempunyai kemiripan dalam kandungan nutrisi utama. Akan tetapi, kandungan nutrisi yang paling utuh itu hanya ada pada susu cair.

Mengapa? Karena susu bubuk itu sudah melewati proses pengolahan dan pemanasan, yang mana kadar nutrisinya pasti akan berubah sebesar 30%. Lalu pertanyaannya adalah, manakah yang lebih baik, susu bubuk atau susu cair? Apakah susu cair lebih utama karena kandungan nutrisinya lebih banyak? Atau justru sebaliknya?

Sebenarnya, tidak ada yang lebih baik atau buruk di antara kedua susu ini. dari segi rasanya, susu bubuk mempunyai lebih sedikit varian jika dibanding susu cair. Akan tetapi, jika dilihat dari segi ketahanan, susu bubuk lebih tahan lama daripada susu cair. Jadi, jawabannya adalah tergantung pada kebutuhan dan selera setiap individu.